Amin Kanda • Mar 25 2025 • 49 Dilihat

Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula darah (glukosa) yang tinggi. Glukosa merupakan sumber energi utama bagi tubuh yang berasal dari makanan. Insulin, hormon yang diproduksi oleh pankreas, berperan penting dalam memindahkan glukosa dari darah ke dalam sel-sel tubuh untuk digunakan sebagai energi.
Ada beberapa jenis diabetes, dan yang paling umum adalah diabetes tipe 2. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif (resistensi insulin) atau ketika pankreas tidak menghasilkan cukup insulin untuk menjaga kadar gula darah tetap normal.
Apa itu Diabetes Tipe 2?
Diabetes tipe 2 seringkali berkembang secara perlahan dan awalnya mungkin tidak menimbulkan gejala yang jelas. Pada kondisi normal, setelah kita makan, pankreas akan melepaskan insulin untuk membantu glukosa masuk ke dalam sel tubuh. Namun, pada diabetes tipe 2, sel-sel tubuh menjadi kurang responsif terhadap insulin, sehingga glukosa menumpuk di dalam darah. Seiring waktu, pankreas juga mungkin kehilangan kemampuannya untuk memproduksi insulin yang cukup.
Penyebab dan Faktor Risiko Diabetes Tipe 2
Meskipun penyebab pasti diabetes tipe 2 belum sepenuhnya dipahami, beberapa faktor risiko yang signifikan telah diidentifikasi, antara lain:
Gejala Diabetes Tipe 2
Gejala diabetes tipe 2 seringkali berkembang secara bertahap, sehingga banyak orang tidak menyadarinya pada awalnya. Beberapa gejala umum yang mungkin muncul meliputi:
Diagnosis Diabetes Tipe 2
Diabetes tipe 2 biasanya didiagnosis melalui tes darah. Beberapa tes yang umum digunakan meliputi:
Komplikasi Diabetes Tipe 2
Jika tidak dikelola dengan baik, diabetes tipe 2 dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius, termasuk:
Pencegahan Diabetes Tipe 2
Kabar baiknya, diabetes tipe 2 seringkali dapat dicegah atau ditunda perkembangannya melalui perubahan gaya hidup yang sehat. Beberapa langkah pencegahan yang efektif meliputi:
Kesimpulan
Diabetes tipe 2 adalah kondisi serius yang dapat dicegah dan dikelola. Dengan mengadopsi gaya hidup sehat, termasuk pola makan yang seimbang, aktivitas fisik yang teratur, dan menjaga berat badan yang ideal, Anda dapat mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2 dan meningkatkan kualitas hidup Anda secara keseluruhan. Jika Anda memiliki faktor risiko atau mengalami gejala yang mencurigakan, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. 1
Nanas (nama ilmiah: Ananas comosus) adalah buah tropis yang populer dan mudah dikenali karena bentuk...
Manfaat Buah Mengkudu untuk Kesehatan Meskipun memiliki rasa dan aroma yang kurang menarik bagi seba...
Jenis-Jenis Bawang Putih yang Umum: Manfaat Umum Bawang Putih untuk Kesehatan: Secara umum, bawang p...
Mahkota Dewa (pronounced “Mah-koh-toh Deh-wah”), scientifically known as Phaleria macroc...
Pepaya adalah buah tropis yang kaya nutrisi dan menawarkan berbagai manfaat untuk kesehatan. Berikut...
Sambiloto, dengan nama latin Andrographis paniculata, adalah tanaman herbal yang sangat pahit rasany...
Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with ...
1. Pendahuluan: Mendefinisikan Lanskap Kecerdasan Buatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence – AI) telah menjadi kekuatan transform...
I. Pendahuluan: GAMP 5 dan Kepatuhan GxP A. Keharusan Validasi dalam Industri Teregulasi Dalam industri ilmu hayati (life sciences), termasuk fa...
I. Introduction: Situating GLP within the GxP Framework for Vaccine Development A. Overview of GxP in the Pharmaceutical Lifecycle The developme...
Introduction: The Critical Role of Electronic Batch Records in GxP Compliance for Pharmaceutical Manufacturing In the highly regulated pharmaceu...

No comments yet.