- Nama Lain: Noni, Pace, Kemudu, Kodhuk (Madura), Tibah (Bali).
- Deskripsi Fisik:
- Pohon: Mengkudu adalah pohon kecil atau perdu yang tingginya dapat mencapai 4-6 meter. Batangnya berkayu keras, bengkok-bengkok, dan memiliki banyak dahan yang kaku. Kulit batangnya berwarna cokelat keabu-abuan atau kekuning-kuningan dan mudah mengelupas.
- Daun: Daun mengkudu berukuran besar, tebal, dan berwarna hijau tua mengkilap. Letaknya berhadap-hadapan pada batang. Bentuk daunnya jorong-lanset dengan tepi yang rata dan ujung yang lancip pendek.
- Bunga: Bunga mengkudu kecil-kecil, berwarna putih, dan berbentuk bongkol.
- Buah: Buah mengkudu berbentuk bulat lonjong dengan permukaan yang tidak rata dan berbintik-bintik. Saat muda, buah berwarna hijau, kemudian berubah menjadi kuning keputihan saat matang, dan akhirnya menjadi putih transparan dengan bau yang menyengat dan rasa yang pahit. Di dalamnya terdapat banyak biji kecil berwarna cokelat.
- Kandungan Nutrisi: Buah mengkudu kaya akan berbagai nutrisi, termasuk:
- Karbohidrat
- Protein
- Gula
- Vitamin C
- Vitamin A
- Vitamin E
- Biotin
- Folat
- Magnesium
- Selenium
- Antioksidan (flavonoid, saponin, beta-karoten, iridoid)
- Zat antiradang
- Zat antibakteri
- Fitokimia
- Terpenoid
- Xeronine
- Scolopetin
- Antrakuinon
- Habitat: Mengkudu banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis, termasuk Asia Tenggara, Australia, dan Kepulauan Pasifik. Tumbuhan ini dapat tumbuh liar di berbagai jenis tanah, baik yang subur maupun marginal.
Manfaat Buah Mengkudu untuk Kesehatan
Meskipun memiliki rasa dan aroma yang kurang menarik bagi sebagian orang, buah mengkudu telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional dan memiliki berbagai manfaat kesehatan yang didukung oleh penelitian, antara lain:
- Mencegah dan Memperbaiki Kerusakan Sel Tubuh: Kandungan antioksidan yang tinggi dalam mengkudu membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh akibat polusi, asap rokok, racun, radiasi, atau paparan sinar matahari berlebih.
- Menjaga Kesehatan Jantung: Mengkudu dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah, serta mengurangi peradangan, yang merupakan faktor risiko penyakit jantung. Beberapa penelitian menunjukkan efek positif jus mengkudu pada penurunan tekanan darah dan detak jantung.
- Meredakan Nyeri Sendi: Sifat anti-inflamasi dan analgesik dalam mengkudu dapat membantu mengurangi nyeri dan peradangan pada sendi, seperti pada penderita osteoarthritis.
- Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh: Kandungan vitamin C, fitokimia, dan antioksidan lainnya dalam mengkudu dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh lebih tahan terhadap infeksi bakteri dan virus.
- Menurunkan Kadar Gula Darah: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengkudu dapat membantu menurunkan dan menjaga kadar gula darah tetap stabil, sehingga baik untuk penderita diabetes.
- Membantu Menjaga Berat Badan Ideal: Mengkudu diduga dapat membantu menjaga berat badan dan mencegah obesitas dengan mengurangi kolesterol dan lemak, serta meningkatkan metabolisme tubuh.
- Berpotensi Menurunkan Risiko Kanker: Kandungan antioksidan yang tinggi dalam mengkudu dapat membantu mengurangi stres oksidatif yang dikaitkan dengan berbagai penyakit, termasuk kanker. Beberapa penelitian juga menunjukkan adanya zat antikanker dalam buah ini.
- Meningkatkan Energi: Antioksidan dalam mengkudu dapat membantu mencegah kerusakan otot dan jaringan tubuh, serta mengurangi rasa lelah berlebihan, terutama bagi atlet.
- Meningkatkan Kesehatan Otak: Kandungan antioksidan dalam mengkudu dapat membantu melindungi sel-sel otak dari kerusakan dan meningkatkan fungsi kognitif.
- Mendukung Kesehatan Pencernaan: Kandungan serat dalam mengkudu dapat membantu melancarkan pencernaan dan mengatasi masalah seperti sembelit dan perut kembung.
- Mencegah Kerusakan Jaringan Akibat Merokok: Antioksidan dalam mengkudu dapat membantu mengurangi kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh bahan kimia dalam asap rokok.
- Mempercepat Regenerasi Sel Tubuh: Senyawa seperti terpenoid dan xeronine dalam mengkudu dapat membantu mengaktifkan protein dan mempercepat proses penggantian sel-sel tubuh yang rusak.
- Memiliki Sifat Antibakteri: Kandungan senyawa aktif seperti scolopetin dan antrakuinon dalam mengkudu memiliki kemampuan sebagai zat antibakteri yang dapat mencegah infeksi kuman dalam tubuh.
Cara Mengonsumsi Mengkudu:
- Jus Mengkudu: Cara paling umum untuk mengonsumsi mengkudu adalah dengan dibuat jus. Rasa pahit dan aromanya yang kuat dapat dikurangi dengan menambahkan madu atau perasan jeruk nipis.
- Mengkudu Fermentasi: Buah mengkudu juga dapat difermentasi menjadi jus yang dipercaya memiliki manfaat yang lebih tinggi.
- Serbuk Mengkudu: Buah mengkudu yang sudah dikeringkan dapat dihaluskan menjadi serbuk dan dicampurkan ke dalam makanan atau minuman.
- Ekstrak atau Suplemen: Mengkudu juga tersedia dalam bentuk ekstrak atau suplemen kapsul.
- Sayuran: Daun muda mengkudu dapat dimakan sebagai sayuran.
Perhatian:
Meskipun memiliki banyak manfaat, konsumsi buah mengkudu perlu diperhatikan, terutama bagi:
- Ibu hamil: Berisiko menimbulkan gangguan pada tumbuh kembang janin.
- Penderita hiperkalemia: Kandungan kalium dalam mengkudu cukup tinggi.
- Penderita penyakit ginjal.
- Orang dengan gangguan pada organ hati.
- Orang yang sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu: Mengkudu dapat menimbulkan interaksi obat.
Sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli kesehatan sebelum mengonsumsi mengkudu sebagai pengobatan untuk kondisi kesehatan tertentu.
No comments yet.